Artikel ini membahas kebiasaan masyarakat yang sering menghubungkan pelecehan seksual dengan cara berpakaian korban. Ketika kasus semacam ini muncul, sebagian orang justru mempertanyakan pakaian yang dikenakan korban, waktu kejadian, atau alasan korban berada di tempat tertentu. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa perhatian masyarakat terkadang lebih tertuju pada perilaku korban daripada tindakan orang yang melakukan pelecehan. Padahal, setiap orang berhak mendapatkan rasa aman dan penghormatan terhadap tubuhnya tanpa harus menghadapi perlakuan yang merendahkan. Salah satu persoalan yang disoroti adalah kebiasaan menyalahkan korban, yang dikenal sebagai victim blaming. Perilaku ini terjadi ketika seseorang menganggap korban turut bertanggung jawab atas kejadian yang menimpanya. Misalnya,…
Category